Pages

MENU

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Desember 2018

Arise Shine !!! To Break Every Chain



“Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (Lukas 2:8-11).

Saat para gembala sedang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka.(Lukas 2:9).

Ini sesungguhnya menggambarkan kedatangan Tuhan dalam hidup manusia. Saat sebelumnya ini adalah gelap, kemudian munculah terang. Terang Kristus menghancurkan seluruh kegelapan, “kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka.” Dan bahkan tatkala malam semakin gelap, sinar bercahaya makin terang!

Itulah yang terjadi di wilayah Romawi, ketika Kristus lahir. Saat banyak orang menjadi budak. Orang-orang pada umumnya tidak memiliki pengharapan. Kemudian Kristus lahir, “Terang itu bercahaya di dalam kegelapan.” (Yohanes 1:5).



Orang banyak berduyun-duyun datang kepada terang. Kekristenan menyebar cepat sekali ke seluruh wilayah Romawi, dan bahkan keluar wilayah Romawi. tatkala malam semakin gelap, sinar bercahaya makin terang!

Itu jugalah yang terjadi di Israel. Tidak ada lagi nabi di Israel untuk kurun waktu selama empat ratus tahun. Yudaisme menjadi kuat hanya dalam ritual keagamaan belaka. Tidak ada pribadi yang dapat berbicara dengan Tuhan. Manusia meraba-raba melalui berbagai macam upacara keagaamaan. Kegelapan telah menimpa. Kemudian “terang itu bercahaya di dalam kegelapan”! Tabir Bait Suci terbelah menjadi dua ketika Kristus mati di kayu salib. Kristus bangkit dari kematian, dan kegelapan tidak berkuasa atas terang! Tatkala malam semakin gelap, sinar bercahaya makin terang!

Kaum komunis menyebut Kekristenan sebagai,“The white man’s religion”. Selama lima puluh tahun penganut paham komunis membasmi Kekristenan  di China. Tetapi kemudian suatu keajaiban mulai terjadi. Rakyat China mulai lapar dan haus akan Yesus Kristus. Banyak pendeta-pendeta China yang setia dimasukkan ke dalam penjara. Banyak yang disiksa. Ratusan orang dibunuh oleh mereka karena memberitakan iman Kristen.
Banyak orang di Barat berpikir bahwa Kekristenan menyebar ke seluruh dunia. Tetapi pada umumnya orang masih lapar akan kebenaran di dalam Kristus. Puluhan ribu orang membentuk kelompok-kelompok kecil dan membentuk gerakan “gereja rumah”. Mereka menghadiri pertemuan ibadah ini dengan sembunyi-sembunyi. Namun gerakan Kristen sejati ini bertumbuh pesat di sepanjang decade ini. Pada akhirnya, pada tahun 1980-an, Kekristenan benar-benar meletus di China.

Semua contoh dalam sejarah ini, dan di seluruh dunia pada zaman ini, menunjukkan bahwa Kristus menang atas maut. Kristus hidup – dan Ia mencurahkan anugerah keselamatan kepada jutaan orang di negara-negara Dunia Ketiga.
Kristus tidak di sini! Ia telah bangkit seperti yang pernah Ia katakan! Dan Kristus telah bangkit memberikan orang-orang ini sesuatu yang mereka tidak mungkin temukan dalam gelapnya agama dan sulitnya kehidupan di dunia. Kristus memberikan pengharapan! Ia bangkit dan bercahaya, Ia menghancurkan semua belenggu yang mengikat manusia untuk datang kepadaNya.***

PRAISE GOD , BAGAIMANA MUSIK TERCIPTA

Kata Music/ Musik berasal dari kata Yunani: MOUSIKÊ. Dalam Bahasa Ibrani mengenal istilah MIZMOR yang artinya: nyanyian/ mazmur. Kumpulan Nyanyian-nyanyian ini ditulis dalam 'Kitab Mazmur' . Kata MOUSIKÊ diadopsi oleh banyak bahasa-bahasa lain, bahasa Inggris, dan Indonesia di antaranya, menjadi music/ musik.

Walaupun tidak selalu menggunakan musik saat memuji dan menyembah Tuhan, namun musik memiliki peranan yang besar dalam pujian dan penyembahan. Allah mencintai musik dan di sekeliling diri-Nya penuh dengan pujian (Wahyu 4:8-11).
Musik adalah salah satu karunia Allah yang dapat digunakan manusia untuk memberikan pujian dan ucapan syukur kepada Penciptanya dan juga untuk menyatakan emosi, perasaan sedih dan senang. Menyanyi khususnya menonjol dalam ibadat kepada Allah, tetapi musik instrumental juga telah memainkan peranan yang penting. Musik tidak saja berfungsi untuk mengiringi para vokalis, tetapi juga untuk memperindah nyanyian mereka. Jadi, tidak mengherankan bahwa dari awal sampai akhir, Alkitab banyak sekali mengulas peranan musik vokal dan musik instrumental dalam ibadah sejati dan kegiatan lainnya.

Keterangan pertama dalam Alkitab sehubungan dengan musik adalah sebelum Air Bah, pada generasi ketujuh setelah Adam, yaitu sosok Yubal yang menjadi leluhur semua orang yang mempergunakan kecapi dan seruling (Kejadian 4:21). Bisa jadi, ayat itu menjelaskan penemuan alat-alat musik yang pertama atau mungkin bahkan terbentuknya suatu profesi dalam bidang musik.





Penggunaan nyanyian dalam penyembahan mulai dari orang Ibrani, berabad-abad sebelum nyanyian-nyanyian Yunani ditulis. Nyanyian-nyanyian penyembahan orang Ibrani yang paling tua timbul dari perasaan keagamaan terhadap Allah pada saat-saat yang penting. Misalnya, pertama kalinya musik cerita dicatat ialah pada waktu Miryam, kakak perempuan Musa, bernyanyi dengan sukacita setelah orang Yahudi luput dari tentara Firaun (Keluaran 15:19-21). Banyak Mazmur adalah mengisahkan kehidupan (nyanyian cerita) .

 Orang Ibrani tidak memakai lagu-lagu yang berbelit-belit untuk syair-syair kepahlawanan mereka. Jarak tingkat nada lagu-lagu mereka mungkin tidak besar, dan mereka lebih suka menggunakan alat-alat irama (perkusi) daripada alat-alat melodi seperti kecapi, gambus, dll. Namun demikian keterampilan dalam memainkan alat-alat musik melodi sangat diapresiasi, sebagaimana Raja Daud dikenal kecakapannya bermain musik.
Lagu Mazmur dan nyanyian cerita lainnya sangat terkenal pada masanya, dan mungkin bait-baitnya dinyanyikan oleh paduan suara. Mereka menganggap nyanyian-nyanyian cerita kisah kehidupan  ini sebagai bagian yang penting dari ibadah mereka, dan mengingat akan Allah Sang Penciptanya. Musik mereka terbit dari jiwa suatu bangsa yang kehidupan kesehariannya diperintahkan secara keagamaan sejak pada zaman Musa, Daud, dan seterusnya.

Alat musik pada zaman Alkitab bisa dibagi menjadi tiga kategori dasar: alat musik bersenar, misalnya harpa, lira (1), dan kecapi (2); alat musik tiup, misalnya tanduk, atau syofar (3), trompet (4), dan seruling yang disukai banyak orang (5); alat musik perkusi, misalnya rebana (6), kelentung (7), simbal (8), dan giring-giring (9). Para pemain musik menggunakan alat-alat ini untuk mengiringi nyanyian yang puitis dan tarian yang bersemangat. (1 Samuel 18:6, 7) Yang terpenting, mereka menggunakannya dalam ibadat kepada Allah yang telah menganugerahkan karunia musik. (1 Tawarikh 15:16)***

Kamis, 27 Desember 2018

KELEDAI YANG RENDAH HATI




Isakhar, putra kelima Yakub dari Lea, dikemukakan sebagai seorang yang kuat bagaikan keledai yang kuat dan menyukai ketenangan. Keledai adalah seekor hewan beban yang berkekuatan besar yang tunduk kepada kuk yang menyakitkan tanpa mengeluh agar dapat bebas untuk beristirahat dengan nyaman.

Namun mengapa ia seringkali dikonotasikan kepada orang yang bodoh? Mari kita lihat keistimewaan hewan yang satu ini. Menurut Yesaya 1:3 menyiratkan bahwa keledai lebih pandai daripada Israel : Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya.

Pada zaman Musa keledai dianggap harta milik yang dilindungi oleh hukum. Keluaran 23:12
Enam harilah lamanya engkau melakukan pekerjaanmu, tetapi pada hari ketujuh haruslah engkau berhenti, supaya lembu dan keledaimu tidak bekerja dan supaya anak budakmu perempuan dan orang asing melepaskan lelah.




 Isakhar tidak merasa dihina dengan palambangan ‘keledai’ yang diberikan Yakub kepadanya dan kepada keturunannya. Keturunan Isakhar akan menjadi seorang pekerja-pekerja yang keras, dan selalu siap, mampu menyelesaikan pekerjaan dengan tenang, sabar  tenang, sabar, dan berkomitmen tinggi.

Keledi selalu ada dalam beberapa peristiwa penting. Misalnya : saat Abraham bersiap-siap mengorbankan anaknya Ishak (Kejadian 22:3).Ada ‘keledai’ saat saudara-saudara Yusuf mengembara ke Mesir untuk minta bantuan makanan (Kejadian 42:27). Juga saat Musa kembali ke Mesir untuk membebaskan bani Israel dari penjajahan. (Keluaran 4:20). Keledai juga menjadi salah satu saksi runtuhnya tembok Yeriko (Yosua 6:21)

Yang paling hebat dalam ingatan kita adalah Sang Raja segala Raja itu memilih ‘keledai’ untuk memasuki Yerusalem. Yesus adalah Raja segala raja, Allah segala allah, bukankah Dia berhak mendapatkan yang terbaik? Dilayani selayaknya kaum kerajaan? Tentu saja Dia berhak. Tetapi Yesus lebih memilih sebagai manusia biasa. Kuda mungkin lebih cocok dinaiki oleh seorang raja, tetapi Yesus lebih bangga sebagai seorang hamba.‘Keledai adalah lambang ‘kerendahan hati’ dan selalu berkomitmen terhadap kerja keras.


BAHAYA MAINAN SLIME


Bermain merupakan hal menyenangkan. Banyak permainan kreatif, yang cocok untuk anak-anak. Permainan yang mengasah otak, dan melatih imajinasi anak, tentunya semua yang bertujuan postif.

Salah satu permainan yang sedang trend di dalam negeri maupun internasional adalah Slime. Mainan ini berbentuk seperti lem atau cairan lengket dan pekat yang sekilas terlihat seperti lendir. Cairan slime ini dibuat dalam berbagai macam variasi warna dan menggunakan bahan-bahan yang berbeda yang akhir-akhir ini sedang menjadi kegemaran anak-anak.

Slime bisa dibuat sendiri di rumah dengan berbagai bahan. Memang slime bisa dibuat dengan bahan-bahan yang aman. Tapi,  jangan sampai kamu, adik, kakak, atau kerabat mengalami apa yang dialami Kathleen, gadis kecil berusia 11 tahun asal Massachusets, Amerika Serikat ini.






Awalnya memang tidak ada yang aneh. Kathleen sudah sangat sering membuat slime. Ibaratnya, sudah ratusan hingga ribuan kali. Tapi kali ini, ketika ia pulang dari menginap di rumah seorang teman-tentu juga bermain slime bersama, ada kejadian yang sangat mengejutkan.

Ia terbangun dari tidurnya di tengah malam dengan rasa panas luar biasa di ujung-ujung jemari kecilnya. Kathleen menangis karena merasakan sakit yang tidak tertahankan. Sang ibunda langsung membawa Kathleen ke rumah sakit saat itu juga.

Putrinya sudah sangat 'akrab' dengan bahan-bahan dasar pembuat slime seperti lem, sabun dan boraks. Sekilas, kelihatannya, bahan-bahan itu memang menakutkan, tapi semua anak seperti sudah pernah mempraktikkannya dan tidak pernah terjadi apapun.

bahan itu memang menakutkan, tapi semua anak seperti sudah pernah mempraktikkannya dan tidak pernah terjadi apapun.

Alhasil, putri kecilnya itu harus dirawat di rumah. Ia tidur dengan jemari yang diperban karena lapisan-lapisan kulitnya terus mengelupas dan terasa perih. Kathleen pun terpaksa harus absen dari sekolahnya hingga satu minggu.

Ternyata, penyebab terbakarnya kulit telapak tangan dan jari Kathleen itu disebabkan oleh boraks yang memang sesungguhnya tidak pernah diperbolehkan atau diperuntukkan bagi anak-anak. Dr. Megan Hannon dari Southshore Hospital menjelaskan bahwa boraks memiliki reaksi kimia panas dan sangat membahayakan jika terpapar di permukaan kulit tanpa pelindung apapun.

Makanya mulai sekarang berhati-hati ketika membuat slime, orangtua juga perlu mengawasi anak. Kalau perlu gunakan bahan-bahan yang aman dan anti bahan kimia. Perhatikan pula lem yang menjadi bahan dasar dari slime ya.

HATI BAPA SEORANG YAKUB


YAKUB mengalami perlakuan menyakitkan dari sang Bapa, Ishak. Bukan rahasia lagi bahwa Ishak lebih menyayangi sang kakak, Esau yang suka berburu. Meski ia justru lebih disayangi ibunya, Yakub tumbuh menjadi pribadi yang kekurangan perhatian bapanya.

Kesalahan Ishak dan Ribka dalam memperlakukan kedua anaknya berdampak panjang. Yakub di kemudian hari mengikuti jejak kedua orangtuanya. Ia lebih menyayangi Yusuf diantara 12 saudaranya.

Yakub tidak belajar dari kesalahan orang tuanya. Ia memperlakukan anak-anaknya dengan kualitas kasih yang berbeda (Kej. 25:28). Perhatian, kasih, dan pengajaran yang diberikan oleh Yakub kepada anak-anaknya juga berbeda. Yakub terpusat kepada Yusuf, itu mengakibatkan anak-anaknya yang lain tumbuh dalam perasaan tertolak dan iri hati.




Akibatnya sangat tragis. Rasa benci mereka terhadap Yusuf hanyalah permulaan dari apa yang sanggup mereka lakukan di kemudian hari. Membunuh awalnya menjadi niatan mereka. Jika saja tidak ada  Ruben, Yusuf mungkin tak akan dijual melainkan menjadi mayat.

Kesalahan ini rupanya bukan hanya dilakukan oleh Yakub, tetapi merupakan kesalahan yang sangat banyak dilakukan oleh manusia pada umumnya, yaitu mengabaikan pengajaran rohani bagi anak-anak.

Bangsa Israel mengalami penurunan kualitas moral sampai titik terendah karena leluhur mereka yang kurang memperhatikan pendidikan kerohanian anak-anaknya dari generasi ke generasi. Akibatnya adalah mereka memberontak melawan Allah dan terbuang dari tanah tempat tinggal mereka.

Dalam pembuangan, Tuhan mengutus nabi Maleakhi untuk menegur sekaligus menyadarkan mereka. Nubuatan tersebut menyatakan bahwa ketika Yohanes Pembaptis datang, ia akan menyadarkan umat Tuhan tentang pentingnya kasih yang nyata dari seorang bapa kepada anak-anaknya agar bangsa itu dipulihkan oleh Tuhan (Mal. 4:6).

Urutan proses pemulihan kehidupan umat Tuhan menurut Kitab Maleakhi: (1).Hati bapa-bapa kembali kepada anak-anaknya (2).Hati anak-anak kembali kepada bapanya. Apa yang dimaksud dengan hati bapa-bapa kembali kepada anak-anaknya?

Maksud Allah ialah orangtua harus mengajarkan firman Allah kepada anak-anak kita (Mat.4:4).  Seorang bapa wajib meluangkan waktu bersama isterinya untuk membacakan alkitab kepada anak-anaknya.

Namun bukan hanya pengajaran yang diperlukan seorng anak, tetapi relasi yang sehat dengan orangtuanya. Relasi yang sehat akan membuka jalan yang lebar bagi orangtua untuk mengajarkan nilai-nilai firman Tuhan kepada anak-anak, mengoreksi mereka ketika mereka bersalah, serta menuntun mereka kembali pada jalan pertobatan.

Itulah yang diinginkan Tuhan dari seorang bapa dan anak-anaknya. Sehingga ia memakai Yusuf untuk memulihkan keluarganya. Memulihkan hati Yakub yang gagal menjadi bapa yang baik bagi semua anaknya.
Yusuf menjadi pelopor seorang bapa yang baik dengan mengajarkan kedua anaknya nilai-nilai firman Tuhan dan memiliki relasi yang baik dengan mereka.****

Rabu, 26 Desember 2018

11 LANGKAH IMAN MENEMUKAN BAKATMU YANG TERPENDAM






Apakah kamu sering bingung dengan bakat alamiah apa yang sebenarnya kamu miliki? Kamu merasa tertarik di suatu bidang, tapi bagus di bidang yang lain? Atau kamu yakin bahwa sebenarnya kamu tak punya bakat menonjol apa-apa? “Duh, aku biasa-biasa aja kok, nggak punya bakat istimewa.”

Jangan minder! Setiap orang lahir di dunia dengan bakat mereka sendiri-sendiri. Jika kamu belum tahu apa bakatmu, bukan berarti kamu tak punya talenta sama sekali. Talenta itu hanya masih tersembunyi.

Nah, jika sampai sekarang kamu masih bingung apa bakat yang kamu punya, kenapa tidak ikuti cara-cara ini saja?

1. MILIKI HUBUNGAN INTIM DENGAN TUHAN
Pastikan kamu selalu setiap saat terkoneksi dengan Tuhan Yesus, Yang Empunya dan Pemberi talentamu. Bicarakan dengannya bahwa kamu bingung tentang bakat yang kamu miliki. Minta tuntunan Roh Kudus  agar kamu dengan mudah melihat potensi terbesar dalam dirimu.

2. Meskipun Tidak Semuanya Ilmiah, Tes Kepribadian Mungkin Bisa Menggambarkan Karaktermu Secara Garis Besar

Sebelumnya: apakah kamu sudah mengerti karakter diri kamu sendiri? Tidak jarang, orang-orang bingung dengan bakat apa yang dimilikinya gara-gara belum kenal sama diri mereka. Kamu bisa minta bantuan orang tuamu menggunakan indikator kepribadian dari Myers-Briggs untuk membantu mengenali tipe kepribadianmu. Cek indikator-indikatornya ini di sini ; https://www.myersbriggs.org/my-mbti-personality-type/mbti-basics/home.htm?bhcp=1

Atau ikuti berbagai tes kepribadian yang disediakan sekolah atau gerejamu. Setelah kamu mengerti kamu itu seperti apa, kamu bakal lebih mudah untuk mengetahui plus minus yang ada di dalam dirimu, kan?!

3. Kalau Kamu Masih Bingung Juga, Berkonsultasilah Pada Kedua Orang Tuamu

Tidak ada salahnya kamu bertanya pada orang tuamu tentang kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki. Kamu bisa bertanya tentang seperti apa kamu waktu kecil, atau tentang apa hobi yang sering kamu 
lakukan saat kamu masih kecil. Dengarkan cerita mereka tentang seberapa pintarnya dirimu bermain air hingga betapa kreatifnya dirimu dengan pulpen dan cat air.

Tidak ada orang yang mengerti kita sebaik orang tua kita bukan?

4. Jika Belum Puas, Tanyakan Kelebihan dan Kekuranganmu Pada Temanmu
Jika kamu masih belum yakin tentang penilaian kepribadianmu dengan indikator-indikator di atas, kamu bisa tanyakan kelebihan dan kekuranganmu pada teman- teman dekatmu. Seorang teman sejati pasti akan langsung menjabarkan panjang lebar kekurangan dan kelebihan yang kamu miliki.

Selain menyenangkan, mendengar kelebihan dan kekurangan dari orang lain pasti akan dapat meningkatkan percaya dirimu, kan?

5. Orang Lain Selalu Ada Untuk Menginspirasimu
Jika kau masih bingung dengan talent atau bakat yang kamu miliki, kamu bisa berusaha untuk mencari inspirasi dari orang lain. Misalnya saja kamu membaca buku lalu kamu terinspirasi untuk jadi penulis, saat kamu menonton konser tiba-tiba kamu kepikiran untuk jadi musisi seperti band dan penyanyi favoritmu hingga kamu ingin menjadi seperti B.J. Habibie yang bisa membuat pesawat terbang.

 untuk mencari inspirasi dari orang lain. Misalnya saja kamu membaca buku lalu kamu terinspirasi untuk jadi penulis, saat kamu menonton konser tiba-tiba kamu kepikiran untuk jadi musisi seperti band dan penyanyi favoritmu hingga kamu ingin menjadi seperti polisi yang membantumu menyebrang jalan.

6.  Bakat Bukan Hanya Tentang yang Kamu Ahli, Namun Juga Hal yang Kamu Sukai. Nah, Coba Perhatikanlah Hal-Hal Yang Kamu Sukai.
Mulai tulis hal-hal yang menyenangkan untuk kamu lakukan. Apapun, entah itu memasak, main gitar, renang, main biola, beternak, berkebun, memanjat tiang listrik, atau kegiatan-kegiatan lain yang akan dengan senang hati kamu lakukan. Setelah itu tanyakan pada dirimu dari kegiatan tersebut kegiatan apa yang dengan senang hati berkecimpung dan menghabiskan sebagian besar waktumu untuk melakukannya.

7. Jangan Kamu Tunda! Mulailah Pencarianmu Itu Sekarang Juga
Semua yang ada di poin 1 – 6 di atas akan percuma jika kamu tak punya keberanian untuk mencobanya sekarang juga! Jangan biarkan mimpimu untuk menjadi jago komputer, penulis handal, gitaris ternama, penyanyi terkenal atau menjadi pengusaha sukses tetap menjadi bunga tidur yang menghiasi mimpi indahmu.

8. Jika Sudah Menemukan Bakatmu, Kuncimu Adalah Terus Mengasah Bakat Itu
Teruslah latihan setiap hari untuk mengasah bakat yang kamu miliki.

Bakat yang kamu miliki itu tak ubahnya seperti pisau tumpul yang harus kamu asah setiap harinya agar dia dapat digunakan dengan baik, jika tidak dia akan tetap menjadi pisau tumpul yang kurang berguna. Sisakan waktumu barang 30 menit hingga 1 jam untuk mengasah bakat – bakat istimewamu itu.

 30 menit hingga 1 jam untuk mengasah bakat – bakat istimewamu itu.

9. Cari Seorang Mentor yang Bisa Menempa Bakatmu 

Seorang pembina (mentor)  memang tidak mutlak ada dalam setiap sesi latihanmu, namun memiliki mentor yang dapat menilai perkembangan bakatmu tentu saja lebih baik daripada tidak ada sama sekali.

Kamu tidak harus ikut les-les yang cukup menguras kocek, namun kamu bisa minta kenalanmu yang lebih jago main gitar untuk menilai performamu. Atau temanmu yang lebih jago renang untuk adu cepat denganmu hingga baca artikel atau buku kisah sukses untuk memberimu ide dan motivasi.

10. Bakat Itu Sudah Pasti Ada. Jangan Mudah Berputus Asa.
“Bagus sih, tapi lebih bagus kalau diem” saat kamu menunjukkan bakatmu.Komentar – komentar seperti itu jangan terlalu dipikirin. Justru komentar – komentar seperti itu jadikan lecutan untuk berlatih lebih keras dan buktiin bakatmu!

11. Perubahan? Siapa Takut?
Seiring berjalannya waktu kamu akan mulai mengerti dan semakin serius untuk mengikuti passionmu. Entah jadi entertainer, seniman, atlet, atau jadi pengusaha. Kamu harus siap menghadapi perubahan yang terjadi dalam hidupmu, tapi yang penting untuk kamu perhatikan adalah perubahanmu HARUS selalu menuju ke arah yang lebih baik.
 Hari ini, jadilah kamu yang lebih baik daripada kamu yang kemarin!Setuju??
**AZAX.

PERKATAAN YANG MENYELAMATKAN


Di suatu hutan yang rindang, hidup berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung, kucing, capung, kupu-kupu dan yang lainnya. Pada suatu hari, hutan dilanda badai yang sangat dahsyat. Angin bertiup sangat kencang, menerpa pohon dan daun-daun. Kraak! terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkan dirinya. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Matahari kembali bersinar hangatnya.

Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut. Si semut terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya di dalam tanah. Ketika sedang berjalan, ia melihat seekor kepompong yang tergeletak di dahan daun yang patah.

Si semut bergumam, “Hmm, alangkah tidak enaknya menjadi kepompong, terkurung dan tidak bisa kemana-mana. Menjadi kepompong memang memalukan! Coba lihat aku, bisa pergi ke mana saja ku mau,” ejek semut pada kepompong. Semut terus mengulang perkataannya pada setiap hewan yang berhasil ditemuinya.



Beberapa hari kemudian, semut berjalan di jalan yang berlumpur. Ia tidak menyadari kalau lumpur yang diinjaknya bisa menghisap dirinya semakin dalam. “Aduh, sulit sekali berjalan di tempat becek seperti ini,” keluh semut. Semakin lama, si semut semakin tenggelam dalam lumpur. “Tolong! tolong,” teriak si semut.

“Wah, sepertinya kamu sedang kesulitan ya?” Si semut terheran mendengar suara itu. Ia memandang kesekelilingnya mencari sumber suara. Dilihatnya seekor kupu-kupu yang indah terbang mendekatinya.

“Hai, semut aku adalah kepompong yang dahulu engkau ejek. Sekarang aku sudah menjadi kupu-kupu. Aku bisa pergi ke mana saja dengan sayapku. Lihat! sekarang kau tidak bisa berjalan di lumpur itu, ‘kan?”

“Yah, aku sadar. Aku mohon maaf karena telah mengejekmu. Maukah kau menolongku sekarang?” kata si semut pada kupu-kupu. Akhirnya kupu-kupu menolong semut yang terjebak dalam lumpur penghisap. Tidak berapa lama, semut terbebas dari lumpur penghisap tersebut.

Setelah terbebas, semut mengucapkan terima kasih pada kupu-kupu. “Tidak apa-apa, memang sudah kewajiban kita untuk menolong yang sedang kesusahan bukan? Karenanya kamu jangan mengejek hewan lain lagi, ya?”

Karena setiap makhluk pasti diberikan kelebihan dan kekurangan oleh Tuhan Yesus, Sang Pencipta. Sejak saat itu, semut dan kepompong menjadi sahabat karib.


“Tetapi Aku berkata kepadamu:Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”Matius 5:44

CERMIN FIRMAN TUHAN

Di pedalaman Afrika ada sebuah suku yang kehidupannya masih sangat terbelakang. Mereka jarang sekali berhubungan dengan orang asing, sehingga mereka dapat mempertahankan kehidupan mereka yang terbelakang itu dalam jangka waktu yang lama.

Namun, keterasingan mereka itu akhirnya dapat juga ditembus oleh orang-orang yang masuk ke daerah itu untuk berdagang. Salah satu barang yang ditawarkan kepada suku terasing ini ialah cermin. Suku ini tidak pernah mengenal cermin dalam peradaban mereka. Jika ingin melihat wajah mereka sendiri, yang dapat mereka lakukan ialah melihat bayangan wajahnya pada air di sungai atau danau yang ada di sekitar mereka.





Kemudian cermin itu dibawa kepada ratu, yang mereka sebut sebagai wanita yang paling cantik dari suku tersebut. Maksud si pembawa cermin itu adalah hendak menyenangkan hati sang ratu. Tetapi, ketika ratu melihat wajahnya di cermin itu, ia sangat terkejut, sebab di situ tampaklah wajahnya yang sebenarnya: Jelek dan sangat tidak menarik. Ratu menjadi sangat marah. Ia membanting cermin itu sampai pecah berkeping-keping, dan ia segera mengeluarkan perintah bahwa di rumah seluruh sukunya tidak diperbolehkan menyimpan cermin.

tidak diperbolehkan menyimpan cermin.

Success Kids..penting bagi kita untuk setiap hari berdiri di depan Cermin Firman Tuhan..sehingga kita bisa melihat diri kita senantiasa dari sudut pandang yang benar, yaitu sudut pandang Allah.

Saat kita sedang membaca, merenungkan, bertekun mempelajari Firman Tuhan dan menjadi pelaku Firman, sesungguhnya itulah saat di mana kita sedang melihat diri dari sudut pandang TuhanYesus, yaitu SAYA SUDAH DIMULIAKAN..!!

Firman Tuhan  berfungsi sebagai cermin. Memberitahukan pandangan Allah tentang hidup kita. Kita sudah menerima hidup kekal. Hidup kekal adalah hidup yang bebas dari kelemahan, kutuk, sakit penyakit, dan kelemahan.

Hidup Kekal adalah kehidupan seperti Kristus.Karena di dalam Kristus, kita adalah ciptaan baru yang dipenuhi dengan kemuliaan-Nya dan mencerminkan kemuliaan Tuhan.

Oleh karenanya..setiap hari kita harus bercermin di depan cermin Firman Allah.****


PASKAH BERSAMA UMAT KRISTEN KUWAIT



Kuwait, atau resminya Negara Kuwait (Daulah al-Kuwait), merupakan negara-kerajaan mini di kawasan Arab Teluk yang berpenduduk sekitar empat juta jiwa. Dibanding dengan negara-negara di kawasan Arab Teluk lain seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab atau Qatar, Kuwait relatif tidak banyak dikenal di kalangan publik Indonesia, meski dulu sempat mencuat saat terjadi Perang Irak–Kuwait pada tahun 1990.

Umat Kristen di Kuwait memiliki sejarah panjang. Pengikut Yesus Kristus ini, konon, sudah ada di Kuwait sejak abad ke-8 dan 9 Masehi. Kepulauan Failaka disebut-sebut sebagai kawasan yang pertama kali dihuni oleh umat Kristen Kuwait. Sepanjang sejarah, mereka tumbuh dan tenggelam, dimulai pada awal tahun 1900-an dengan pendirian Reformed Church of America yang pernah membuka klinik-klinik pengobatan yang terkenal dengan nama The American Hospital.

Populasi umat Kristen di Kuwait mencapai lebih dari 800 ribu atau sekitar 18–20% dari total jumlah penduduk Kuwait. Umat Kristen di Kuwait bebas beribadah dan melakukan aktivitas keagamaan tanpa ada intervensi dari pemerintah. Bahkan, jika diperlukan, pemerintah bisa menyediakan jasa atau membantu keamanan dan pengaturan trafik lalu lintas menuju ke gereja-gereja agar umat Kristen bisa beribadah dengan aman dan nyaman.

Bukan hanya itu, pemerintah juga menyediakan lahan khusus untuk kuburan umat Kristen.
Karena berbahasa Arab, umat Kristen Kuwait  melakukan kegiatan keagamaan di gereja  dalam Bahasa Arab. Kitab Injil mereka juga (tentu saja) berbahasa dan beraksara Arab.

Kaum Kristen Kuwait ternyata pelopor sebuah simbol unik pada hari Paskah. Dirintis oleh komunitas Kristiani kuno  di area Irak, Suriah, dan Kuwait di dunia modern ini,  menggunakan telur sebagai simbol Yesus.
Telur dicat dengan warna merah untuk melambangkan darah Yesus yang tumpah di kayu salib. Setelah itu, telur-telur ini akan dibenturkan satu sama lain hingga pecah. Cangkang-cangkang telur yang kosong ini melambangkan kubur batu kosong yang sudah ditinggalkan oleh Yesus.
Selama ratusan tahun, dekorasi telur ini kemudian mengalami banyak perubahan.

Di dunia modern, ornamen paskah bukan hanya telur-telur sungguhan namun juga cokelat berbentuk telur. Cokelat telur ini sendiri baru muncul pada abad ke-19 di Perancis dan Jerman. ***

Minggu, 16 Desember 2018

VIRUS MEMATIKAN BERNAMA HOAX






 Kabar bohong atau hoax tidak hanya bisa menghinggapi orang-orang dewasa, tapi juga anak-anak dan remaja. Apalagi perkembangan informasi dan media sosial yang bergerak semakin pesat tak bisa dihindari.

Common Sense, media yang berfokus pada pendidikan anak dan orang tua melakukan survei terhadap 853 anak-anak berusia 10-18 tahun di Amerika Serikat di awal 2018. Dari survei diketahui bahwa dari 853 responden, sebanyak 44 persen mengatakan mereka dapat membedakan antara hoax atau bukan. Namun, sebesar 31 persen  masih meragukan perihal kebenaran berita yang telah mereka bagikan dengan orang lain.

Banyak informasi yang menyesatkan yang pada ujungnya merugikan untuk perkembangan anak-anak. Berdasarkan survei dari Common Sense, sebanyak 70 persen anak-anak dan remaja mengaku merasa pintar dan mendapat banyak wawasan dari berita yang mereka dapat dari media online, terdapat sebanyak 63 persen dari mereka menyatakan berita yang mereka dapat, membuat mereka merasa takut, marah, sedih, dan/atau depresi.

Penting bagi kita selaku anak-anak Tuhan untuk tidak mempercayai hoax atau ikut menyebarkannya. Berita dusta adalah kejahatan di mata Tuhan.



Lalu bagaimana kita tahu sebuah berita itu hoax atau bukan? Berikut cara mengidentifikasinya:

1.Hoax biasanya bombastis. Judul beritanya , kata-kata yang ditulis dengan huruf kapital semua

2.Hoax berciri utama berita dengan kesalahan tata bahasa yang mencolok

3. Berita yang berani tanpa sumber yang kredibel dan bisa dipercaya.

4. Gambar sensasional dan yang pasti tidak layak dilihat anak-anak

5. Berita hoax tidak ada link  “Tentang Kami” atau profil situs web pemuat berita. Kita sulit mencari tahu siapa saja yang mendukung dan terkait dengan situs tersebut.

6.Jika situs itu mengharuskan kamu mendaftar sebelum kamu dapat mempelajari sesuatu tentang mereka, maka itu situs hoax.

7. Berita hoax jika dicari di Google, Wikipedia atau Snopes pasti tidak ada, karena jelas merupakan dusta belaka.

Demikian beberapa hal yang bisa kita cermati untuk mencegah hoax merajalela. Yang terutama mintalah Roh Kudus menuntunmu untuk dapat mengenali informasi yang salah. ***

Sabtu, 15 Desember 2018

SUNGAI-SUNGAI DI PADANG GURUN


Kemarau Panjang Melanda Seluruh Wilayah Israel. Pihak pemerintah  mengumumkan kondisi negara dalam keadaan darurat soal pasokan air.  Hal itu di akibatkan oleh kemarau panjang yang tak kunjung berakhir. Hampir empat tahun , kemarau terus melanda Israel tanpa henti. Belum mampu menemukan solusi untuk mengatasi keadaan sulit ini. Berbagai upaya telah di lakukan namun tidak banyak memberikan hasil.  Sungai – sungai seakan hilang di telan bumi dan level air Danau terus menyusut sangat drastis





Semua warga Israel yang  berkumpul di rumah – rumah ibadah seperti Sinagog. Kegiatan doa di lakukan terpusat di “Tembok Ratapan”. Siang malam mereka berdoa di Tembok Ratapan dengan tiada henti. Tiupan sangkakala ditambah lantunan doa dalam bahasa roh, tidak henti – henti sampai sesuatu terjadi. Mujizatpun terjadi. Yang di nantikan pun segera tiba dengan amat mencengangkan.

Sekumpulan benda putih seperti gumpalan – gumpalan kristal tampak bergulung – gulung dari arah hulu. Yah, gumpalan putih itu adalah sekumpulan air jernih dalam jumlah yang sangat besar mengalir dengan begitu deras hingga ke hilir.

Dalam sekejap, padang itupun di penuhi oleh air seakan – akan sedang di musim hujan, padahal ini adalah siang bolong di tengah kemarau panjang.


Mujizat masih terus terjadi dan akan terus terjadi. Di tengah sesuatu keadaan yang sangat mustahil sekalipun justru MUJIZAT TUHAN terjadi secara luar biasa. ***.

Rabu, 12 Desember 2018

MENJADI BODOH ATAU BIJAKSANA




Setiap orang yang mendengar perkataan-KU ini dan melakukannya, ia sama seperti orang yang BIJAKSANA, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu TIDAH RUBUH, sebab didirikan di atas BATU. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-KU ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang BODOH, yang mendirikan rumahnya di atas PASIR. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga RUBUHLAH rumah itu dan hebatlah kerusakannya.” (Mat 7:24-27)

Yang membangun di atas BATU, Tuhan menyebutnya orang bijaksana, sedangkan yang membangun di atas pasir, Tuhan menyebutnya orang bodoh. Di mata Tuhan Yesus dalam pengajaran ini, hanya ada 2(dua) jenis orang di dunia ini, tipe pertama adalah orang bijaksana dan tipe lainnya orang bodoh. Dan dua tipe orang ini dibedakan oleh satu perbedaan saja yaitu ketaatan kepada perkataan/perintah-Nya.

Bagaimana caranya sih supaya kita bisa disebut bijaksana? Sedangkan Firman Tuhan itu banyak sekali dan ngga mungkin bisa dilakukan semua. Amsal 1:7 mengatakan awal dari belajar untuk menjadi bijak adalah dengan memiliki karakter takut akan Tuhan. Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.

Mazmur 111:10 menyatakan Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.

Saat kita memiliki sikap takut akan Tuhan, akal budi kita, pikiran kita akan menjadi baik. Dan pikiran yang baik itu berasal dari hati yang baik. Dari hati yang baik akan keluar juga perkataan yang baik. Perkataan yang baik itu adalah Firman Tuhan.

Amsal 16:23 dalam versi NIV menyatakan ciri seorang yang bijak adalah perkataannya. A wise man's heart guides his mouth, and his lips promote instruction. Hati seorang yang bijak menuntun mulutnya dalam berkata-kata, dan mulutnya mengeluarkan perintah.

Dari ayat-ayat tersebut bisa disimpulkan seorang yang bijak diawali dengan punya karakter takut akan Tuhan sehingga ia suka menegaskan Firman Tuhan (homologeo). Jauh berbeda dengan orang bodoh yang justru suka menghina  Firman Tuhan.

Sekarang adalah pilihanmu... mau menerima Firman Tuhan dan menegaskanNya? atau menolaknya seperti kebiasaan orang bodoh?
 

Blog Archive