Pages

MENU

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label edisi januari 2018. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label edisi januari 2018. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Januari 2019

Musim Baru (New Season)

    
MUSIM BARU
NEW SEASON


Karya : Robert & Lea Sutanto
Do=E 



NA NA NA... NA NA NA... NA NA NA... 

 E                                 A 
MUSIM BARU TELAH TIBA

E                          B
SUKACITA MELIMPAH

 E                         A
SAAT PENUAIAN BESAR
 
C#m             B               A
ANGGUR BARU TERCURAH

 E/B              B                 E
ANGGUR BARU TERCURAH


REFF:
         B                  E
O..O..O KELIMPAHAN DATANG
         B                E
O..O..O SAATNYA BERSORAK
         B  G#       C#m
O..O..O KESEMBUHAN DATANG
          F#m                             B
YANG LEMAH BERKATA KU KUAT


  E                                        A
THIS IS THE TIME OF NEW SEASON
  E                                           B
THIS IS THE TIME OF GREAT JOY
  E                                           A
THIS IS THE TIME OF GREAT HARVEST
 C#m                  B               A
NEW WINE IS FALLING ON US
  E/B                  B               E
NEW WINE IS FALLING ON US


REFF:
         B                          E
O..O..O TIME OF PROSPERITY
         B                          E
O..O..O TIME OF REJOICING
         B                             C#m
O..O..O HEALING COMES FROM ABOVE
         A                     F#m                    B
AND LET THE WEAK SAY I AM STRONG

Suara Gembala (Januari 2018) : Pesan Tuhan di Awal Tahun 2018






Syalom Fresh Kids..

Selamat datang di “The Year of Flourishing”di tahun 2018 ini.

Di The Year of Flourishing, janji Tuhan.. Kita akan mengalami “berkembang”, “kemajuan”,
“kesuburan”, “berbuah lebat” dan kita akan “bersukacita karena panen yang dahsyat”.

Dan untuk dapat mengalaminya, bagian kita hanya “percaya saja”, “Deklarasikan Firman
Tuhan tuntunan (Homologeo), “banyak berdoa berbahasa roh” dan “memberi/menabur karena
sayang kepada Tuhan Yesus”.

Tapi Fresh Kids.. Kita tidak bisa mengalami “flourishing” dengan kekuatan kita sendiri.
Kita memerlukan Roh Kudus sebagai penentu  bagi kita untuk mengalaminya.

Roh Kudus sedang dicurahkan bagi kita, bagian kita menerimanya dengan hati yang haus dan
lapar akan Roh Kudus. Amin..!!

Ayo Fresh Kids.. minta sama Tuhan Yesus supaya kalian mengalami Roh Kudus dan tinggal
didalam naungan atmosfer Roh Kudus.


“"Kemudian dari pada itu akan terjadi bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua
manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat orang-orangmu yang tua akan
mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.” (Yoel 2:28-29)

Minggu, 16 Desember 2018

Jonathan J Damanik : Kemenangan Terjadi Di Sini




 Hai, nama saya Jonathan. Saya mau menyaksikan anugrah Tuhan yang saya  alami setelah mengikuti KKR Anak di Balarea bulan Januari lalu. Beberapa hari setelah mengikuti KKR Anak yang dipimpin Pak Agung Takariana saya tiba- tiba mendapatkan penglihatan. Saat suatu sore saya duduk sendiri di rumah, dan keluarga sedang tidur, saya diliputi Roh Kudus dan dibawa ke suatu tempat yang bertuliskan Firdaus dan Hades.

Saya bertemu dengan sosok yang sangat terang benderang dan berbicara kepada saya bahwa Ia adalah Yesus. Tuhan memperlihatkan kepada saya orang-orang yang ada di Firdaus.  Saya senang
sekali bisa melihat Tuhan Yesus.  Saya bersyukur bisa memandang dan merasakan kuasa Tuhan.
Sejak itu saya makin semangat dan beriman berdoa, beribadah, agar selalu ketemu Tuhan.

Rabu, 12 Desember 2018

The Bible Stories : 21


MENJADI BODOH ATAU BIJAKSANA




Setiap orang yang mendengar perkataan-KU ini dan melakukannya, ia sama seperti orang yang BIJAKSANA, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu TIDAH RUBUH, sebab didirikan di atas BATU. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-KU ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang BODOH, yang mendirikan rumahnya di atas PASIR. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga RUBUHLAH rumah itu dan hebatlah kerusakannya.” (Mat 7:24-27)

Yang membangun di atas BATU, Tuhan menyebutnya orang bijaksana, sedangkan yang membangun di atas pasir, Tuhan menyebutnya orang bodoh. Di mata Tuhan Yesus dalam pengajaran ini, hanya ada 2(dua) jenis orang di dunia ini, tipe pertama adalah orang bijaksana dan tipe lainnya orang bodoh. Dan dua tipe orang ini dibedakan oleh satu perbedaan saja yaitu ketaatan kepada perkataan/perintah-Nya.

Bagaimana caranya sih supaya kita bisa disebut bijaksana? Sedangkan Firman Tuhan itu banyak sekali dan ngga mungkin bisa dilakukan semua. Amsal 1:7 mengatakan awal dari belajar untuk menjadi bijak adalah dengan memiliki karakter takut akan Tuhan. Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.

Mazmur 111:10 menyatakan Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.

Saat kita memiliki sikap takut akan Tuhan, akal budi kita, pikiran kita akan menjadi baik. Dan pikiran yang baik itu berasal dari hati yang baik. Dari hati yang baik akan keluar juga perkataan yang baik. Perkataan yang baik itu adalah Firman Tuhan.

Amsal 16:23 dalam versi NIV menyatakan ciri seorang yang bijak adalah perkataannya. A wise man's heart guides his mouth, and his lips promote instruction. Hati seorang yang bijak menuntun mulutnya dalam berkata-kata, dan mulutnya mengeluarkan perintah.

Dari ayat-ayat tersebut bisa disimpulkan seorang yang bijak diawali dengan punya karakter takut akan Tuhan sehingga ia suka menegaskan Firman Tuhan (homologeo). Jauh berbeda dengan orang bodoh yang justru suka menghina  Firman Tuhan.

Sekarang adalah pilihanmu... mau menerima Firman Tuhan dan menegaskanNya? atau menolaknya seperti kebiasaan orang bodoh?

HOMOLOGEO : PERKATAAN HIDUP YANG MEMULIAKAN TUHAN



Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. (Roma 10:10)

Bahasa Yunani untuk ‘mengaku’ adalah Homologeo, artinya “untuk berkata hal yang sama.” Mengaku artinya setuju akan Tuhan, menegaskan sebuah persetujuan bahwa Firman Tuhan itu ya dan pasti terjadi.
Sikap pengakuan yang seperti itu ternyata memuliakan Tuhan. Tuhan sangat senang dan sukacita saat kita setuju kepada-Nya.

Mengapa? karena dengan demikian dunia dapat melihat hasil yang nyata dari kehidupan rohani kita yang percaya. Untuk itulah kita ada, yaitu untuk menunjukkan keberadaan Tuhan kepada dunia dan bahwa hukum-hukum-Nya berlaku bagi semua orang tanpa terkecuali.

Kolose 1:10 “Sehingga hidupmu layak dihadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah“.

Pekerjaan yang baik adalah buah yang harus kita perlihatkan sebagai kesaksian. Ketika kita tinggal dalam kehidupan akan pekerjaan yang baik, dunia melihat dan memuliakan Bapa kita di surga. Yohanes 15:8 “Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku”.

Bagaimana caranya supaya kita berbuah banyak (fruitfull)? Sebelumnya kita harus terlebih dahulu berkembang. Bagaimana supaya kita bisa berkembang? Sebelumnya kita harus lebih dahulu bertumbuh. Bagaimana cara agar kita bertumbuh? Setiap hari kita harus diisi Firman Tuhan dan menegaskan (menyetujui) apa yang Tuhan sampaikan alias homologeo.

Saat Firman Tuhan itu setiap saat kita tegaskan kembali, kita setujui , dan kita lakukan. Maka sebenarnya kita sedang melakukan pekerjaan yang baik. Suatu pekerjaan yang baik pastilah membantu kita bertumbuh hingga berkembang dan akhirnya berbuah.

Tahun ini adalah The Year of Flourishing: Tahun dimana kita pasti berkembang dan berbuah banyak. Aminnn...!!!

Humor : Edisi Januari 2018


Perkawinan di Kana (Cari Perbedaan)

Masih ingatkah kamu dengan kisah Yesus yang membuat mujizat pertama kalinya?
Ya...itu terjadi dalam sebuah perkawinan di daerah bernama Kana.

Bisakah kamu menemukan 20 perbedaan dari 2 buah gambar di bawah ini?
Yang bisa tuliskan di kolom komentar ya...


 

Blog Archive